Waktu Doa Mustajab di Bulan Ramadhan

Doa merupakan ibadah yang dilakukan oleh seorang Hamba kepada Allah, doa juga biasa disebut sebagai permohonan kepada Allah yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Jadi dapat disimpulkan bahwa doa adalah sebuah ucapan permohonan dan pengakuan bahwa kita ini sebagai hamba Allah yang lemah, tidak berdaya, tidak memiliki kemampuan apapun tanpa Allah, kita hanya bisa berserah diri kepada-Nya, memohonkan segala ampunan, pertolongan, meminta sesuatu yang diinginkan, dan doa merupakan salah satu panyalur kita berkomunikasi dengan Allah.

Bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan. Oleh karena itu banyak orang berlomba-lomba mencari keberkahan di dalam bulan Ramadhan. Tak hanya itu, bulan Ramadhan juga menjadi bulan yang sangat mustajab untuk terkabulnya doa. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang pada setiap hari dan malam (Ramadhan). Setiap hamba di antara mereka ada doa yang dikabulkan.” (HR. Ahmad)

Allah SWT telah menjanjikan bahwa amalan baik yang dilakukan pada Ramadan akan dilipat gandakan pahalanya, demikian juga sebaliknya, perilaku buruk akan diganjar dosa berlipat-lipat pula. Salah satu amalan baik yang dianjurkan bagi setiap muslim adalah berdoa kepada Allah SWT. Perintah berdoa ini dijelaskan dalam Al-quran sudah Ghafir ayat 60

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ

Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.”

Ayat diatas Allah sangat Jelas memerintahkan pada Seluruh Umat Manusia untuk senantiasa berdoa dan memohon berlindungan pada Allah SWT. Jika mereka berdoa niscaya Dia akan memperkenankan doa itu.

Ibnu Abbas, adh-ahhak, dan Mujahid mengartikan ayat ini, “Tuhan kamu berfirman, ‘Beribadahlah kepada-Ku, niscaya Aku akan membalasnya dengan pahala.” Menurut mereka, di dalam Al-Qur’an, perkataan doa bisa pula diartikan dengan ibadah seperti pada firman Allah.

Ada beberapa waktu paling mustajabah untuk berdoa ketika bulan Ramadhan diantaranya ketika waktu sepertiga malam dan waktu sahur karena pada waktu itu, doa yang dipanjatkan bernilai tinggi daripada waktu-waktu lainnya dan langsung didengar Allah SWT. Hal ini tergambar dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah bahwasanya Nabi Muhammad bersabda: “Rabb (Tuhan) kita turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, ‘Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni’,” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Yang kedua yaitu pada waktu siang hari saat sepanjang berpuasa sesuai sabda Rasulullah berikut: “orang yang doanya tidak tertolak adalah orang yang berpuasa sampai ia berbuka puasa,” (H.R. Ahmad).

Yang ketiga yaitu saat berbuka puasa tiba. Saat seorang muslim telah menyelesaikan puasanya dalam keadaan tunduk dan taat kepada Allah SWT, maka doanya menjadi mustajab, terutama jika dipanjatkan di waktu berbuka puasa. Hal itu tergambar dalam sabda Nabi Muhammad SAW: “Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : Pemimpin yang adil, Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, Doa orang yang terzalimi,” (H.R. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Yang keempat yaitu saat malam sepuluh terakhir pada bulan Ramadhan atau biasa dikenal dengan Malam Lailatul Qadar. Karena saat malam itu malam yang penuh dengan ampunan, para malaikat turun kebumi untuk menyaksikan siapa saja umat Nabi Muhammad yang memohon ampunan dan beribadah pada malam itu. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak berdoa, baik itu doa khusus malam Lailatul qadar ataupun doa yang dipanjatkan agar keinginan pribadi seseorang tercapai. Dari Aisyah binti Abu Bakar, ia berkata:

“Aku bertanya pada Rasulullah SAW: ‘Wahai Rasulullah, menurutmu, apa yang sebaiknya aku ucapkan ketika menemui Lailatulqadar? Nabi kemudian menganjurkan untuk membaca doa Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii. Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau Dzat Maha Pengampun, dan menyukai memberikan pengampunan kepada hamba-Nya, maka ampunilah kesalahanku

Oleh sebab itu umat muslim di perintahkan dalam Al-Qur’an ketika bulan Ramadhan tiba untuk selalu berbuat kebaikan, banyak melakukan hal-hal positif yang bermanfaat untuk diri sendiri dan juga orang lain.

Bagikan artikel ini ke :