Manusia Adalah Inti dari Keagungan Ciptaan Allah

Allah SWTmenciptakan manusia sebagai ciptaan yang termulia dan teragung. Disana Allah juga menyebutkan berbagai sifat manusia yang penuh kemuliaan, yang tidak pernah diberikan kepada makhluk-makhluk lainnya. Coba kita simak beberapa ayat berikut yang menggambarkan begitu agungnya ciptaan yang satu ini.

Allah SWT menciptakan manusia langsung dengan “Tangan-Nya” (dengan Kekuasaan-Nya).

قَالَ يَٰٓإِبۡلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسۡجُدَ لِمَا خَلَقۡتُ بِيَدَيَّ

(Allah) berfirman,”Wahai Iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kekuasaan-Ku.” (QS Shad:75)

Allah meniupkan Ruh-Nya kepada manusia. (Allah menisbatkan Ruh kepada Dzat-Nya untuk memuliakan manusia.)

فَإِذَا سَوَّيۡتُهُۥ وَنَفَخۡتُ فِيهِ مِن رُّوحِي فَقَعُواْ لَهُۥ سَٰجِدِينَ

Maka apabila Aku telah menyempurnakan (kejadian)nya, dan Aku telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud. (QS Al-Hijr:29)

Allah perintahkan malaikat untuk sujud kepadanya.

وَإِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ ٱسۡجُدُواْ لِأٓدَمَ فَسَجَدُوٓاْ إِلَّآ إِبۡلِيسَ

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka mereka pun sujud kecuali Iblis. (QS Al-Baqarah:34)

Allah mengajarkan semua ilmu kepada manusia.

وَعَلَّمَ ءَادَمَ ٱلۡأَسۡمَآءَ كُلَّهَا

Dan Dia ajarkan kepada Adam nama-nama (benda) semuanya. (QS Al-Baqarah:31)

Allah menitipkan amanat-Nya kepada manusia.

إِنَّا عَرَضۡنَا ٱلۡأَمَانَةَ عَلَى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱلۡجِبَالِ فَأَبَيۡنَ أَن يَحۡمِلۡنَهَا وَأَشۡفَقۡنَ مِنۡهَا وَحَمَلَهَا ٱلۡإِنسَٰنُ

Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. (QS Al-Ahzab:72)

Allah menjadikan manusia sebagai khalifah-Nya di bumi.

إِنِّي جَاعِلٞ فِي ٱلۡأَرۡضِ خَلِيفَةٗۖ

Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. (QS Al-Baqarah:30)

Allah menciptakan semua makhluknya untuk manusia.

وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِ جَمِيعٗا

Dan Dia menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untukmu semuanya. (QS Al-Jatsiyah:13)

Dengan ciptaan yang luar biasa inilah Allah SWT menyebut diri-Nya sebaik-baik Pencipta yang penuh keberkahan. Sementara pada ciptaan lain-Nya Allah tidak pernah menyebut diri-Nya sebaik-sebaik Pencipta.

ثُمَّ أَنشَأۡنَٰهُ خَلۡقًا ءَاخَرَۚ فَتَبَارَكَ ٱللَّهُ أَحۡسَنُ ٱلۡخَٰلِقِينَ

Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Mahasuci Allah, Pencipta yang paling baik. (QS Al-Mu’minun:14)

Inilah berbagai kemuliaan yang diberikan oleh Allah kepada manusia. Karena itu kita harus menyadari posisi kita sebagai ciptaan yang termulia dan teragung. Setiap manusia sedang memikul amanah yang besar dari Allah SWT. Maka bangkitlah dan manfaatkan segala potensi luar biasa yang tersimpan dalam dirimu. Mungkin engkau melihat dirimu hanya tubuh kecil yang tak berarti. Namun Sayyidina Ali bin Abi Tholib pernah berpesan,

Engkau mengira bahwa dirimu adalah tubuh kecil sementara didalamnya ada alam yang begitu besar.

Karena itu manusia disebut makhluk yang dimuliakan oleh Allah SWT, seperti dalam firman-Nya.

وَلَقَدۡ كَرَّمۡنَا بَنِيٓ ءَادَمَ وَحَمَلۡنَٰهُمۡ فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِ وَرَزَقۡنَٰهُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ وَفَضَّلۡنَٰهُمۡ عَلَىٰ كَثِيرٖ مِّمَّنۡ خَلَقۡنَا تَفۡضِيلٗا

Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam, dan Kami angkut mereka di darat dan di laut, dan Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna. (QS Al-Isra’:70)

Allah telah memuliakan anak cucu adam (manusia) seperti yang telah dijelaskan di awal bahwa manusia diberikan beberapa kemuliaan yang tidak diberikan pada makhluk lain. Dan juga dari surah Al-Isra’ Allah menjelaskan bahwa Dia apa saja yang ada di darat serta di laut. Semua ciptaan Allah, baik hewan atau tumbuh tumbuhan, baik yang ada di darat maupun di lautan, semua itu diciptakan Allah untuk manusia.

Bahkan Allah juga mempercayakan manusia untuk menjadi khalifah dimuka bumi yang akan merawat dan menjaga keharmonisan di bumi seperti yang telah dijelaskan di surah Al-baqarah ayat 30. Meski banyak diantara kita yang masih belum mampu melaksanakan amanah Allah tersebut , Allah tetap mempercayakannya kepada kita.

Tidak lupa pula manusia diberi rezeki berupa sesuatu yang baik-baik oleh Allah. Allah selalu memberi manusia dengan banyak kenikmatan, misalnya akal. Meski hewan juga diberi akal oleh Allah, tetap saja bahwa akal manusia yang paling sempurna. Dengan akal ini, kita dapat membedakan mana yang salah dan mana yang benar. Kita jadi tahu mana jalan yang di ridhoi oleh Allah dan mana jalan yang di laknat oleh Allah. Dengan akal pula kita mampu memahami apa saja yang ada di dunia ini.

Ada sebuah kisah, pada suatu hari Amr bin Kaab pernah bertanya pada Rasul “يارسول الله من اعلم الناس (wahai rasulullah siapakah manusia yang paling alim?)” Rasul menjawab “العقل (orang yang berakal)”. Kemudian ia bertanya lagi “من اعبد الناس ( siapakah manusia yang paling taat?)”, Rasul pun menjawab “العقل ( orang yang berakal)”. Lalu ia bertanya lagi “من افضل الناس ( siapakah manusia yang paling utama? )” Rasul pun kembali menjawab “العقل (orang yang berakal )”. Kemudian beliau berkata: “Segala sesuatu itu punya alat, dan alatnya orang mukmin itu akalnya. Setiap kaum itu punya pemimpin, dan pemimpin orang mukmin itu akalnya. setiap orang itu punya tujuan, dan tujuan itu hanya mampu di capai dengan akalnya”

Manusia diberi Allah keutamaan lebih banyak dari pada keutamaan yang Allah beri pada makhluk lainnya. Banyak keutamaan yang Allah beri kepada kita. Misalnya Allah mengutamakan kita dengan bentuk jasmani rohani yang sempurna. Allah memberi kita kelebihan seperti mampu memahami sesuatu dengan mudah, karena akal yang di berikan Allah dengan tujuan agar manusia dapat berpikir dengan akal tersebut.

Bahkan manusia di beri Allah keutamaan dengan bebas memilih jalan hidup mereka. Mereka bebas memilih jalan mana yang akan mereka pilih, entah itu kebaikan atau kebatilan. Bahkan bisa dibilang manusia lebih utama dari pada malaikat . Hal ini karena malaikat di ciptakan agar selalu tunduk terhadap perintah Allah . Mereka di ciptakan untuk selalu patuh kepada Allah.

Sedangkan manusia diberi kebenasan untuk memilih. Hal inilah yang menjadikan manusia istimewa. Karena di satu sisi mereka dapat memiliki derajat yang begitu tinggi melebihi malaikat, dan di sisis lain mereka juga mampu mendapat derajat terendah sekalipun.

Oleh karena itu kita sebagai manusia yang diciptakan Allah dengan banyak keutamaan melebihi makhluk Allah yang lain harusnya selalu pandai dalam mensyukuri apa yang telah Allah berikan. Hal ini dapat di praktekan dengan selalu menggunakan jiwa raga kita untuk kepentingan agama dan hal-hal bermanfaat yang lain. Kita juga harus pandai-pandai membawa diri dalam kehidupan sehari hari entah itu lewat perbuatan atau ucapan. Mari kita sama sama belajar saling memperbaiki diri dan semoga amal kita di catat sebagai amal terbaik di sisiNya. Semoga bermanfaat. Amin.

Bagikan artikel ini ke :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *